Analisis Potensi Wilayah adalah kegiatan forum diskusi, penjaringan masukan, dan pemetaan kebutuhan pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi. Agenda ini fokus menggali potensi ekonomi lokal, sektor unggulan, dan kebutuhan keahlian masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan peluang kerja. Forum ini juga menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi terkait tantangan lapangan, kebutuhan SDM, hingga harapan program pelatihan di masa mendatang.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BPVP Banyuwangi, jajaran Karang Taruna Kabupaten Banyuwangi, pemuda-pemudi desa, pelaku UMKM lokal, serta perwakilan komunitas kreatif. Karang Taruna berperan sebagai mitra strategis karena mereka merupakan kelompok pemuda yang bersentuhan langsung dengan kondisi sosial, ekonomi, dan kebutuhan masyarakat akar rumput.

Acara berlangsung di Kulino House Banyuwangi, sebuah ruang kolaborasi dan coworking yang berada di pusat kota. Kulino House dipilih karena suasananya yang homey, ramah pemuda, dan sering menjadi tempat diskusi terbuka serta kegiatan pengembangan komunitas.

Tahapan acara meliputi pembukaan, pemaparan program, sesi diskusi, penjaringan data, hingga penyampaian rekomendasi akhir. Agenda lanjutan akan dijadwalkan setelah analisis kebutuhan selesai.

Tujuan utama kegiatan ini adalah menyelaraskan program pelatihan BPVP dengan kebutuhan riil masyarakat, sehingga pelatihan vokasi dapat menghasilkan tenaga kerja kompeten dan berdaya saing. Kolaborasi dengan Karang Taruna diharapkan membuka akses langsung ke jaringan pemuda desa, mengurangi pengangguran, mendorong ekonomi kreatif, dan menciptakan peluang usaha baru di setiap wilayah.
Lebih jauh lagi, kegiatan ini ingin memastikan bahwa pembangunan SDM Banyuwangi sejalan dengan potensi lokal—baik industri, pertanian, pariwisata, maupun ekonomi digital.

Pelaksanaan forum dilakukan melalui:

  • Focus Group Discussion (FGD) per sektor
  • Pengumpulan data potensi wilayah dan hambatan
  • Penjaringan aspirasi pemuda dan UMKM
  • Penyusunan rekomendasi pelatihan dan sertifikasi
  • Perencanaan tindak lanjut antara BPVP dan Karang Taruna

Semua masukan direkap sebagai bahan penyusunan roadmap pelatihan vokasi 2025–2026, termasuk prioritas kejuruan, lokasi pembinaan, serta target peningkatan keterampilan.

Melalui kegiatan ini, BPVP Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk hadir dari desa hingga kabupaten, mendengar aspirasi pemuda, dan meningkatkan kualitas SDM Banyuwangi. Kolaborasi bersama Karang Taruna dan ruang kreatif seperti Kulino House diharapkan menjadi model sinergi baru—tempat aspirasi dikonversi menjadi program nyata dan peluang masa depan.

Banyuwangi punya potensi besar. Kini saatnya potensi itu dikelola, diperkuat, dan diwujudkan.